Sinar mentari yang menjadi sihir musim semi
Seluruh kota dan semua orang jadi bercahaya
Angin yang berhembus pun tanpa sadar membuatku
Bersenandung sendiri di sini
Favorite song kita berdua yang lama tersimpan
Jauh di dalam kenangan yang telah terlupakan
Entah kenapa aku jadi teringat kembali
Kan lagu itu
Rasa cinta yang sejak dulu selalu ku pendam
Kini kan bersiap
Radio yang bersuara bising
Perlahan mulai terdengar
Menembus waktu!
Dirimu Melody, Melody
Yang ku rindukan harmoni, harmoni
Ku menahan rasa sakit
Karna ku tak mampu... mengatakan suka
Milikku Melody, Melody
Hanya refrain yang bisa ku ingat
Masa muda ku yang pilu
Hari-hari yang berkilau kan kembali lagi
Dari tengah kota ku berjalan bersamamu
Dan tersesat di masa mudaku yang telah berlalu
Tanpa ku sadari diriku telah tumbuh dewasa
Tanpa sempat ku menggenggam tanganmu
Mungkinkahku terlanjur melupakan sesuatu
Diriku yang masih mencari hal baru
Diriku yang sekarang seolah-olah bahagia
Oleh musik itu...
Hal yang kebetulan mengajarkan selalu Bahwa masa depan...
Ternyata semua ada artinya
Cinta yang lama terpejam... Kini terbangun
Manisnya memory ,memory
Yang ku impikan glory days glory days
Keabadian yang ada
Dalam perpisahan... Itulah janjiku
Suddenly memory, memory
Bayangan itu semakin jelas
Diriku yang tanpa sadar
Senandungkan lagu ini... Sekarang pun masih...
Jika saja kau menoleh
Mungkinkah dirimu juga mengingatnya
Lagu yang slalu diputar hari itu
Hits song
Dirimu Melody, melody
Yang kurindukan harmoni, harmoni
Ku menahan rasa sakit
Karna ku tak mampu... mengatakan suka
Milikku Melody, Melody
Hanya refrain yang bisa ku ingat
Masa pahit hari itu...
Masih bisa ku rasakan...
Inilah Melody, melody
Aku yakin kau di suatu tempat
Senandungkan lagu ini
Kenangan seiring waktu menjadi indah
Senandungkan lagu ini
Alunan melody terindah di hari itu
No comments:
Post a Comment