Mencintalah seperti kamu mencinta
Jangan pikir yang di benak pasanganmu
Mencintalah seperti yang kau ingin
Jika beruntung bisa saling mencinta
Walaupun terluka...Walau melukai...
Semakin serius kamu makin tidak menyadarinya
No way
Berawal dari ciuman
Sebelum pakai teori
Gunakanlah dulu emosi
Do it!
Berawal dari ciuman
Memeluk erat lehernya
Ya, sebagai pengganti salam
Apa kamu memahami arti dari cinta?
Kebaikan saja tak membuat orang terkesan
Apa kamu tahu kekuatan dari cinta?
Jika saling pandang akan merebut semua
Orang lain itu bukan urusanku
Setiap memikirkan
Moralku hilang kesadaran
Black out
Di akhirnya lihatlah mimpi
Sebelum memikirkan takdir
Buang dulu kesombonganmu
Do it!
Di akhirnya lihatlah mimpi
Mengungkapkan cinta itu
Tidak membutuhkan jawaban
Uza... Uza... Uza... Semaunya!
Uza... Uza... Uza... Sebebasnya!
Uza... Uza... Uza... Monolog yang tak disuka...
Uza.. Uza.. Uza.. Mendadak!
Uza.. Uza.. Uza.. Exciting!
Uza.. Uza.. Uza.. Prolog milikku saja!
Uza Uza Uza...
...
Berisik ah...
Mencintalah seperti kamu mencinta
(Uza... Uza... Uza... More closer)
(Uza... Uza... Uza... More deeper)
Jangan pikir yang di benak pasanganmu
(Uza.. Uza.. Uza.. Offensive monologue)
Mencintalah seperti yang kau ingin
(Uza... Uza... Uza... More closer)
(Uza... Uza... Uza... More wilder)
Jika beruntung bisa saling mencinta
(Uza... Uza... Uza... My only prologue)
Uza... Uza... Uza...
...
Uza!
No comments:
Post a Comment